Pendidikan kewarganegaraan adalah suatu mata pelajaran yang diajarkan sejak masa Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas bahkan hingga perguruan tinggi. Pendidikan Kewarganegaraan atau sering disingkat PKn adalah salah satu mata pelajaran yang penting karena dengan mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan, kita bisa mengetahui bagaimana menjadi warga negara yang baik. Pendidikan Kewarganegaraan mengajarkan nilai-nilai Pancasila yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kita bisa mengenal dan mengetahui banyak hal tentang negara kita seperti bentuk negara, bentuk pemerintahan, dan lain-lain melalui Pendidikan Kewarganegaraan ini.
Peran guru PPKn dalam membentuk karakter siswa sebagai Revolusi Mental sesuai dengan tujuan Pemerrintahan yang tertuang dalam “Nawa Cita” yaitu : melakukan Revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali dengan mengedepankan aspek pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang menempatkan secara proposional pada aspek pendidikan dalam sejarah pembentukan bangsa, nilai- nilai patriotism dan Cinta Tanah Air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam Kurikulum Pendidikan di Indonesia. Hal ini sesuai dengan Peran guru PPKn sangat penting guna membentuk karakter siswa.
Dalam rangka membentuk karakter siswa dan meningkat Cinta Tanah Air sudah seharusnya pembelajaran PPKn tidak hanya menekankan pada nilai kognitif semata tapi bagaimana pembelajaran menjadi bermakna dan mampu membentuk karakter siswa dan tentu saja apa yang diperoleh di kelas dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk mewujudkan hal tersebut guru merancang pembelajaran agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan misalnya:
Memulai KBM dengan berdoa dan menyanyikan lagu kebangsaan
menyanyikan lagu kebangsaan secara langsung, siswa diharapkan dapat menjiwai nilai-nilai yang terkandung dalam lagu itu sehingga memunculkan semangat dan jiwa kebangsaan. Kegiatan ini cukup sederhana dan dapat dilakukan dengan mudah.
.






0 komentar:
Posting Komentar